Home / kepegawaian / DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL

DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL

TINGKAT DAN JENIS HUKUMAN DISIPLINPasal 8
1. Hukuman Disiplin Ringana. PNS yang tidak masuk kerja selama 5 s/d 15 hari kerja tanpa alasan yang sah dikenai sanksi hukuman disiplin ringan.
a. teguran lisan;    a) Teguran Lisan : 5 hari
b. teguran tertulis;    b) Teguran Tertulis : 6 s/d 10 hari
c. pernyataan tidak puas secara tertulis.    c) Pernyataan tidak puas secara tertulis : 11 s/d 15 hari.
2. Hukuman Disiplin Sedang :b. PNS yang tidak masuk kerja selama 16 s/d 30 hari kerja tanpa alasan yang sah dikenai sanksi hukuman disiplin sedang:
a. penundaan kenaikan gaji berkala selama 1(satu) tahun;   a) Penundaan KGB : 16 s/d 20 hari
b. penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu ) tahun;   b) Penundaan kenaikan pangkat : 21 s/d 25 hari
c. penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 ( satu ) tahun.   c) Penurunan pangkat paling lama 1 tahun : 26 s/d 30 hari.
3. Jenis Hukuman disiplin Berat Terdiri dari :c. PNS yang tidak masuk kerja selama 31 s/d 45 hari kerja tanpa alasan yang  sah dikenai sanksi hukuman disiplin berat :
a. penurunan pangkat setingkat lebih rendah 3 ( tiga ) tahun;            a) Penurunan pangkat paling lama 3 tahun : 31 s/d 35 hari
b. Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah;              b) Penurunan jabatan : 36 s/d 40 hari
c. pembebasan dari jabatan;c). Pembebasan Jabatan : 41 s/d 45 hari
d. pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaannya sendiri sebagai PNS, dand) Pemberhentian dengan hormat atau tidak dengan hormat : 46 hari atau lebih.
e. pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS

Tata Cara Pemeriksaan ( Pasal 23 ).
a. PNS yang diduga melakukan pelanggaran disiplin dipanggil secara tertulis oleh atasan langsung.
b. Pemanggilan dilakukan paling lama 7 (tujuh ) hari kerja sebelum pemeriksaan.
c. Yang bersangkutan tidak hadir dilakukan pemanggilan ke 2 paling lama 7 ( tujuh ) hari kerja sejak tanggal seharusnya yang bersangkutan diperiksa.
d. Yang bersangkutan tidak hadir juga, pejabat yang berwenang menghukum menjatuhkan hukuman disiplin berdasarkan alat bukti dan keterangan yang ada.

Pasal 24.
a. sebelum dijatuhi hukuman atasan langsung wajib memeriksa terlebih dahulu, dilakukan secara tertutup dan dituangkan dalam BAP.
b. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditetapkan pejabat yang berwenang menghukum, atasan langsung atau pejabat yang lebih tinggi, apabila merupakan kewenangan pejabat yg lebih tinggi maka atasan langsung wajib melaporkan secara hirarki dg BAP.
c. Khusus utk pelanggaran disiplin ancaman hukuman berupa hukuman disiplin sedang dan berat dapat dibentuk tim pemeriksa.
d. Tim pemeriksa terdiri dari atasan langsung, unsur pengawasan , kepegawaian atau pejabat yang ditunjuk.
e. Tim Pemeriksa dibentuk oleh PPK atau pejabat yang ditunjuk.

◊ BAP ditandatangani oleh pejabat yang memeriksa, PNS yang bersangkutan.
◊ Ybs tidak menandatangani, BAP tetap dijadikan sebagai dasar penjatuhan hukuman.
◊ PNS ybs berhak mendapatkan copy BAP.

Check Also

Penyerahan SK CPNS Formasi 2019

Semarang – Dilaksanakan penyerahan SK CPNS Formasi 2019 oleh Kepala BBPLK Semarang untuk penempatan BBPLK …

Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai